Report: Masih Soal Api

Setelah sempat salah putar distributor, saya kembali melakukan setting pengapian pada kijang 5K milik saya. Penyetelan dilakukan dengan cara menjalankan mobil dengan AC menyala pada kecepatan rendah pada gigi 1, 2 & 3 di komplek perumahan tempat saya tinggal yang kondisi jalannya sedikit menanjak. Waktu pengapian dinaikkan sedikit demi sedikit dan dihentikan setelah mesin mulai terasa ngelitik. Posisi distributor kira-kira pada pertengahan antara batas minimal dan maksimal putaran.

Hasilnya kijang tersebut memiliki tarikan yang cukup responsif (untuk ukuran kijang 5K tentunya) serta tidak ngelitik untuk kondisi jalan dan cuaca Bandung dengan penumpang 1-2 orang.

Akhir minggu kemarin saya mudik ke Jakarta untuk merayakan Idul Adha dengan menggunakan kijang itu. Dengan beban setara 4-5 penumpang, top speed yang dapat dicapai di tol Pasteur adalah 150 kpj. Mesin terasa sedikit ngelitik dan semakin parah saat melewati tanjakan.

Sampai di Cianjur, saya menurunkan waktu pengapian sampai posisi distributor sekitar seperempat dari batas minimal putaran. Dengan pertimbangan pada saat melewati Puncak kondisi jalan akan semakin menanjak. Gejala ngelitik berkurang dan top speed yang dapat dicapai di tol Jagorawi adalah 155 kpj.

Settingan tersebut tidak saya rubah selama berada di Jakarta. Gejala ngelitik masih sedikit terasa saat saya pergi ke KTS menemui Anto & Om Cim, gembong TKCC lainnya. Sepertinya udara Jakarta yang relatif lebih panas dan renggang kerapatannya dari Bandung membutuhkan setting pengapian & karburator yang berbeda. Tapi saya masih sangat awam untuk melakukan setting karburator.

Saat kembali ke Bandung dengan beban setara 6-7 penumpang, gejala ngelitik semakin menjadi saat melewati tol Pondok Indah, hingga tak tega rasanya untuk pindah ke gigi 5. So, di tempat peristirahatan Sentul, saya putuskan untuk memundurkan waktu pengapian sampai mentok, sehingga gejala ngelitik nyaris tak terasa hingga sampai di Bandung. Pada kondisi ini top speed tidak sempat diukur karena jalan tol cukup padat, pengukuran tertinggi (belum maksimal) mencapai 140 kpj.

Demikian report hasil coba-coba melakukan setting waktu pengapian untuk kondisi jalan dan cuaca Bandung serta perjalanan ke Jakarta. Saat ini settingan waktu pengapian masih dalam keadaan dimundurkan sampai mentok, mungkin siang nanti atau besok baru akan saya kembalikan ke settingan Bandung.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>